contoh artikel 3

Sebagai penjabaran visi, misi dan program pembangunan, Pemkab Malinau telah menyusun dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Malinau 2011- 2016 yang memiliki [I]time frame[/I] lima tahun. Dalam  penyusunannya mengacu kepada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Malinau tahun 2005-2025 yang telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2011. Selain mengacu kepada RPJPD, penyusunan RPJMD tersebut juga mengacu pada RPJMD Provinsi Kaltim 2008-2013 dan RPJM nasional tahun 2009-2014. Hal ini agar tercipta keselarasan pembangunan antara kabupaten, provinsi dan nasional. Oleh karenannya, kata Bupati Dr Yansen TP MSi, untuk menciptakan akselerasi pembangunan, Pemkab Malinau telah mengidentifikasi empat isu utama dalam kerangka pembangunan daerah yang perlu mendapat perhatian dan penanganan seriusdari di semua dan [I]stakeholder[/I] daerah .

Termasuk para pemangku kepentingan dan komponen masyarakat. Yaitu pembangunan infrastruktur, pembangunan SDM, pembangunan ekonomi kerakyatan dan piñata layanan kepemerintahan yang baik dan benar atau reformasi birokrasi. Untuk merespon isu-isu utama daerah sebagaimana yang saya sebutkan di atas, Pemkab Malinau tengah menyiapkan program strategis pada empat bidang itu.

Bidang infrastruktur,berupa pembangunan jalan, jembatan, pembangunan infrastruktur pedesaan dan kecamatan serta tata ruang pedesaan dan kecamatan. Ini sebagai pemerataan pembangunan keseluruh wilayah Malinau, membuka isolasi daerah untuk memudahkan akses transportasi, komunikasi dan informasi serta menata ruang pedesaan dan kecamatan agar lebih baik, rapi, indah dan tertib.

“Tidak ada lagi kecamatan yang tidak diperhatikan, semua kecamatan akan menikmati pembangunan yang adil dan seimbang dan akan  ditata pembangunanya secara terpadu, sampai ke desa-desa sebagaimana prinsip pembangunan Malinau yaitu, membangun Malinau dari desa” tegasnya.

Di bidang SDM, pemkab bertekad untuk melakukan upaya yang menyeluruh dan konsisten terhadap maksud serta tujuan  dari pada pembangunan yang akan dilakukan. Yakni tidak semata pembentukan kemampuan SDM birokrasi ([I]capability bireucrasi resource[/I]).Tetapi juga terbentuknya SDM masyarakat dan swasta sebagai bagian dari pilar pemerintahan yang baik.

Oleh karena itu langkahstrategis pemkab adalah merevitalisasikan resolusi sumber daya pembangunan yang dimiliki, baik SDM maupun SDA yang tersedia cukup besar di bumi intimung ini.  Salah satu langkah strategis yang efisien dan efektif untuk memfokuskan segala daya yang di miliki adalah  peningkatan kualitas sektor kesehatan berupa perlengkapan, SDM, pelayanan dan manajemen RSUD Malinau.

Sehingga RSUD tidak hanya mampu melayani kebutuhan masyarakat Malinau semata. Tetapi juga akan mampu menjadi rujukan bagi masyarakat dari daerah sekitar Kabupaten Malinau.Pilihan strategis ini adalah karena Malinau memiliki sumber dukungan yang sangat memadai yaitu fasilitas gedung yang sangat representatif, SDM yang bisa dibentuk.  Dukungan dana yang dapat di [I]manage[/I], letak strategis Malinau diantara tiga kabupaten yaitu Bulungan, Tanah Tidung dan Nunukan bahkan dapat melayani kebutuhan kesehatan masyarakat negara Bagian Sabah dan Serawak,Malaysia Timur pada saatnya nanti.

Demikian juga posisi dukungan faktor alam yang dinamis untuk menunjang sektor kesehatan dari aspek konservasi yaitu alam yang [I]virgin[/I] dan produk yang [I]higyenis[/I] yang dihasilkan oleh sektor pertanian dalam arti luas.


Artikel Terbaru

26 August 2012 11:34:48
Bantuan Desa Tambah Rp200 Juta
26 August 2012 11:34:25
Puluhan Sepeda Motor Terjaring
26 August 2012 11:34:02
Kompetensi Guru Terus Digenjot
26 August 2012 11:33:35
Deklarasi Bersama Malinau-Serawak

Artikel yang berhubungan

Tidak ada artikel yang berhubungan.